Pada kesempatan ini kami akan ulas berkaitan dengan Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!. Kurang gizi dengan gizi buruk emang engga beda jauh, cuma saja impak dari gizi buruk emang lebih membahayakan daripada kurang gizi. Gizi buruk dapat menimbulkan kematian Sedangkan kurang gizi kemungkinan akibat yang dimunculkan hanyalah sakit pada komponen organ tertentu.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Secara umum, kurang gizi yakni salah satu terminologi dari penyakit malnutrisi energi-protein (MEP), yakni penyakit yang disebabkan kekurangan energi dan protein. Jadi kurang gizi dapat berimbas pada gizi buruk. Tetapi hal ini bergantung pada kadar MEP yang berlangsung. Malnutrisi energi-protein ringan engga jarang dinamakan dengan kurang gizi. Sedang marasmus, kwashiorkor (sering juga disebut dengan busung lapar atau HO), dan marasmik-kwashiorkordikategorikan sebagai MEP berat.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Apa saja sih perbedaannya dan bagaimana ciri masing-masing? Kurang gizi merupakan penyakit yang banyak menimpa buah hati, terlebih di negara berkembang. Ciri-ciri kurang gizi ringan cenderung tak jelas, cuma kelihatan bahwa berat badan anak-anak itu lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Biasanya berat badannya hanya sekitar 60 – 80 persen dari berat ideal. Adapun gejala-gejala klinis yang kebanyakan menemaninya di antaranya:

  • pertumbuhan berat badan berkurang, stop, atau malah memburuk,
  • ukuran lingkaran lengan atas berkurang,
  • maturasi tulang telat,
  • rasio berat terhadap tinggi, normal atau relatif memburuk, serta
  • tebal lipat kulit normal atau semakin mengecil.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Gizi Buruk

Dilema gizi buruk telah menjadi topik kita sehari-hari. Banyak sekali anak-anak yang mengalami gizi buruk yang akibatnya melakukan perawatan di rumah sakit. Bahkan banyak juga anak-anak yang kemudian meninggal dunia dikarenakan gizi buruk. Berkutat pada perkara di atas seandainya anak-anak kamu termasuk ke dalam kategori di bawah berat badan rata-rata, apakah dinamakan tertimpa gizi buruk?

Untuk, menanggapi pertanyaan ini maka kawan-kawan semua harus memahami lebih dulu apa yang dimaksud dengan gizi buruk. Apa itu gizi buruk? Gizi buruk merupakan suatu keadaan di mana seseorang diumumkan kekurangan gizi. Entah itu dikarenakan buah hati gak mau makan, engga adanya makanan bernutrisi atau tak sanggupnya bapak dan ibu membelikan gizi untuk si kecil.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Karena kebanyakan bayi dan anak yang menderita gizi buruk mempunyai status nutrisinya berada di bawah standar. Nutrisi tersebut dapat berbentuk protein, karbohidrat serta kalori. Sedangkan di Indonesia, kasus gizi buruk diakibatkan KEP (Kurang Energi Protein) ialah persoalan utama untuk anak-anak.

Persoalan gizi buruk amat mendesak dibahas saat ini. Mengapa? Sebab problem gizi buruk dapat berakibat pada kematian buah hati. Emang banyak faktor yang menyebabkan munculnya problematika malnutrisi. Badan Dunia buat pendanaan bagi balita atau Unicef (United Nations Children’s Fund) menjelaskan ada dua pemicu langsung munculnya kasus gizi buruk, yaitu kurangnya asupan gizi dari makanan dan impak terjadinya penyakit yang mendatangkan infeksi.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Rendahnya asupan gizi bisa karena terbatasnya jumlah makanan yang dikonsumsi atau makanannya gak memenuhi zat gizi yang dibutuhkan sebab alasan sosial dan ekonomi, yaitu kemiskinan. Adapun malnutrisi yang timbul dampak penyakit karena rusaknya beberapa fungsi organ tubuh sehingga gak dapat meresap zat-zat makanan secara bagus.

Faktor ketersediaan pangan yang bergizi dan relatif murah oleh masyarakat menjadi faktor penting dalam pemenuhan asupan gizi yang pantas selain perilaku dan adat istiadat dalam pengolahan makanan dan pengasuhan balita atau anak. Tata lingkungan yang buruk dan perawatan kesehatan yang engga memadai pun jadi pemicu jatuhnya kualitas kesehatan yang memungkinkan terjadinya pelbagai penyakit.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Menurut Ikatan Dokter balita Indonesia (IDAI) menyatakan, ada tiga faktor penyebab bayi terserang gizi buruk secara khusus balita. Faktor-faktor itu ialah :

  1. faktor keluarga miskin,
  2. faktor ketidaktahuan ayah dan bunda atas pemberian gizi yang bagus untuk si kecil, dan
  3. faktor penyakit turunan pada balita, misalnya jantung, TBC, HIV/AIDS, saluran pernapasan, dan diare.

Selain 3 faktor pemicu balita tertimpa gizi buruk di atas, kekurangan gizi pada anak-anak dapat pula karena kekejaman perang.

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

Menentukan Status Gizi Bayi dan Anak

Apabila resah apakah bayi terserang gizi buruk atau ga karenanya kawan-kawan semua wajib meyakinkannya dengan kaidah menilai status gizi balita atau anak. Bagaimana cara mengukur status gizi balita? Banyak teknik yang bisa dijalankan buat penghitungan status gizi pada balita atau anak. Berikut ini ialah sebagian contoh mengukur status gizi bayi :

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

1. Penentuan status gizi berdasarkan berat badan (kg)

Pengaturan status gizi menurut berat badan bisa dilaksanakan dengan gampang. Sahabat semua hanya wajib menimbangkan buah hati. Untuk tahu apakah anak kita masuk ke dalam klasifikasi berat badan kurang, lebih atau ideal maka perhatikanlah tabel berat badan berdasarkan usia di bawah ini:

UMUR BERAT BADAN
Tahun Bulan Normal
(baku 80%)
Kurang
(baku 60%)
Buruk
(baku)
0 3,4 2,7 2,0
1 4,3 3,4 2,5
2 5,0 4,0 2,9
3 5,7 4,5 3,4
4 6,3 5,0 3,8
5 6,9 5,5 4,2
6 7,4 5,9 4,5
7 8,0 6,3 4,9
8 8,4 6,7 5,1
9 8,9 7,1 5,3
10 9,3 7,4 5,5
11 9,6 7,7 5,8
1 0 9,9 7,9 6,0
3 10,6 8,5 6,4
6 11,3 9,0 6,8
9 11,9 9,6 7,2
2 0 12,4 9,9 7,5
3 12,9 10,5 7,8
6 13,5 11,2 8,1
9 14,0 11,7 8,4
3 0 14,5 11,9 8,7
3 15,0 12,0 9,0
6 15,5 12,4 9,3
9 16,0 12,9 9,6
4 0 16,5 13,2 9,9
3 17,0 13,6 10,2
6 17,4 14,0 10,6
9 17,9 14,4 10,8
5 0 18,4 14,7 11,0

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

2. Menghitung status gizi berdasarkan tinggi (cm)

Tinggi badan sesekali termasuk parameter seorang si kecil kekurangan gizi. Bisa aja emang gen atau keturunan dari orangtua yang memiliki badan pendek. Tapi meskipun begitu tinggi badan pun bisa menjadi faktor dan pertanda bayi dan anak menderita gizi buruk. Buat mengetahui apakah balita Anda masuk ke dalam klasifikasi tinggi badan kurang, lebih atau ideal maka perhatikan tabel tinggi badan menurut umur di bawah ini:

UMUR TINGGI (cm)
Tahun Bulan Normal
(baku 80%)
Kurang
(baku 60%)
Buruk
(baku)
0 60,5 43,0 35,0
1 65,0 46,0 38,0
2 68,0 49,0 40,5
3 60,0 51,0 42,0
4 62,0 53,5 43,5
5 64,5 54,5 45,0
6 66,0 56,0 46,0
7 67,5 57,5 47,0
8 62,0 52,0 48,5
9 70,5 60,0 42,5
10 72,0 61,5 50,5
11 73,5 63,0 51,5
1 0 74,5 54,5 52,5
3 78,0 65,5 54,5
6 81,5 70,0 57,0
9 84,5 72,0 60,0
2 0 87,0 74,0 61,0
3 88,5 76,0 62,5
6 92,0 78,0 64,0
9 94,0 80,0 66,5
3 0 96,0 82,0 67,0
3 98,0 83,5 88,5
6 99,5 84,5 70,0
9 101,5 85,5 71,0
4 0 103,5 87,5 72,0
3 105,0 89,5 73,5
6 107,0 90,0 74,5
9 108,0 91,5 75,5
5 0 109,0 92,5 76,0

Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!

3. Penghitungan status gizi menurut lingkar lengan atas

Mengatur lingkar lengan atas amat berbanding lurus dengan penimbangan badan. Kalau berat badan ideal maka lingkar lengan atas juga bakal ideal. Seperti itu pula seandainya berat badan kurang maka lingkar lengan atas kurang dari ideal. Untuk mengetahui ukuran baku lingkar lengan atas maka lihat tabel Standar Baku lingkar Lengan Atas (LLA) menurut umur di bawah ini.

UMUR Standar (cm) 85% (cm) 70% (cm)
Tahun Bulan
0 6-8 14,75 12,50 10,50
0 9-11 15,10 13,25 11,00
1 16,00 13,50 11,25
2 16,25 13,75 11,50
3 16,50 14,00 11,60
4 16,75 14,25 11,75
5 17,00 14,50 12,00

Sumber: Pedomon Ringkos Pengukuran Antropometri

Sekian informasi mengenai Mengetahui Bedanya Kurang Gizi Dan Gizi Buruk? Kenapa Enggak!, semoga postingan ini mencerahkan kalian. Mohon postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya