Topik kita kali ini ialah Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!. Kurang gizi dengan gizi buruk memang tidak beda jauh, hanya aja impak dari gizi buruk memang lebih membahayakan daripada kurang gizi. Gizi buruk bisa mengundang kematian Sedangkan kurang gizi peluang dampak yang tampak hanyalah sakit pada komponen organ tertentu.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Secara umum, kurang gizi adalah salah satu terminologi dari penyakit malnutrisi energi-protein (MEP), yakni penyakit yang disebabkan kekurangan energi dan protein. Jadi kurang gizi bisa berdampak pada gizi buruk. Namun hal ini bergantung pada taraf malnutrisi energi-protein yang muncul. MEP ringan seringkali disebut dengan kurang gizi. Sedangkan marasmus, kwashiorkor (sering kali juga diartikan dengan busung lapar atau HO), dan marasmik-kwashiorkordikelompokkan sebagai MEP berat.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Apa saja perbedaannya dan bagaimana indikator masing-masing? Kurang gizi yakni penyakit yang banyak menyerang anak-anak, lebih-lebih di negara berkembang. Indikator kurang gizi ringan relatif kurang pasti, hanya tampak bahwa berat badan bayi dan anak itu lebih rendah dibandingkan bayi seusianya. Kebanyakan berat badannya hanya sekitar 60 persen hingga 80 persen dari berat ideal. Adapun ciri klinis yang rata-rata menyertainya di antaranya:

  • kenaikan berat badan berkurang, terhenti, atau malahan menurun,
  • ukuran lingkaran lengan atas menipis,
  • maturasi tulang terlambat,
  • rasio berat terhadap tinggi, normal atau cenderung mengecil, dan
  • tebal lipat kulit normal atau kian menyusut.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Gizi Buruk

Masalah gizi buruk udah menjadi topik sehari-hari. Banyak sekali para bayi dan anak yang mengalami gizi buruk yang akhirnya melakukan perawatan di rumah sakit. Bahkan banyak juga anak-anak yang akhirnya meninggal dunia akibat gizi buruk. Bergelut pada persoalan di atas kalau bayi dan anak teman-teman semua masuk ke dalam kelompok di bawah berat badan rata-rata, apakah disebut terkena gizi buruk?

Untuk, menanggapi pertanyaan ini maka Anda seharusnya memahami terlebih dulu apa yang dimaksud dengan gizi buruk. Apa sih sesungguhnya gizi buruk itu? Gizi buruk ialah suatu situasi di mana seseorang dilaporkan kekurangan gizi. Entah itu dikarenakan bayi dan anak tak berkeinginan makan, engga adanya makanan bernutrisi atau tidak mampunya bapak dan ibu membelikan gizi buat si kecil.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Sebab kebanyakan bayi yang tertimpa gizi buruk punya status nutrisinya berada di bawah standar. Nutrisi itu bisa berupa protein, karbohidrat serta kalori. Sedangkan di Indonesia, permasalahan gizi buruk disebabkan KEP (Kurang Energi Protein) ialah dilema utama untuk para balita.

Persoalan gizi buruk benar-benar urgent dibahas sekarang. Why? Sebab problem gizi buruk bisa berakibat pada kematian buah hati. Memang banyak faktor yang mendatangkan terjadinya kasus malnutrisi. Badan Dunia untuk pendanaan bagi balita atau Unicef (United Nations Children’s Fund) mengumumkan terdapat dua pemicu langsung timbulnya problem gizi buruk, yakni rendahnya asupan gizi dari makanan dan pengaruh munculnya penyakit yang mengundang infeksi.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Minimnya asupan gizi bisa karena terbatasnya jumlah makanan yang dikonsumsi atau makanannya tak sesuai unsur gizi yang dibutuhkan sebab alasan sosial dan ekonomi, yakni kemelaratan. Adapun malnutrisi yang timbul imbas penyakit karena rusaknya sebagian fungsi organ tubuh sehingga tidak dapat meresap zat-zat makanan secara bagus.

Faktor ketersediaan pangan yang bergizi dan relatif murah oleh masyarakat umun menjadi faktor utama dalam pemenuhan asupan gizi yang cocok di samping karakter dan adat istiadat dalam pengolahan pangan dan pengasuhan bayi dan anak. Manajemen lingkungan yang jelek dan pemeliharaan kesehatan yang tidak memadai pun menjadi penyebab anjlognya kualitas kesehatan yang memungkinkan timbulnya berbagai macam penyakit.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Berdasarkan Ikatan Dokter balita Indonesia (IDAI) memberitahukan, ada beberapa faktor penyebab balita atau anak mengalami gizi buruk terlebih balita. 3 faktor itu ialah :

  1. faktor keluarga miskin,
  2. faktor ketidaktahuan ibu dan ayah atas pemberian gizi yang benar buat bayi, dan
  3. faktor penyakit turunan pada si kecil, seperti jantung, TBC, HIV/AIDS, saluran pernafasan, dan diare.

Di samping 3 faktor penyebab si kecil tertimpa gizi buruk di atas, kekurangan gizi pada anak dapat pula sebab kekejaman perang.

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

Evaluasi Status Gizi Anak Balita

Seandainya was-was apakah anak balita tertimpa gizi buruk atau enggak karenanya kawan-kawan semua sepatutnya meyakinkannya dengan metode penghitungan status gizi balita. Gimana cara menentukan status gizi bayi dan anak? Banyak teknik yang dapat dilaksanakan buat pengaturan status gizi pada buah hati. Berikut yaitu tiga metode pengaturan status gizi bayi dan anak :

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

1. Menentukan status gizi menurut berat badan (kg)

Menghitung status gizi menurut berat badan bisa dilakukan dengan gampang. Kita hanya harus menimbangkan bayi. Buat mengerti apakah bayi dan anak kawan-kawan semua masuk ke dalam klasifikasi berat badan kurang, lebih atau ideal maka perhatikanlah tabel berat badan menurut usia di bawah ini:

UMUR BERAT BADAN
Tahun Bulan Normal
(baku 80%)
Kurang
(baku 60%)
Buruk
(baku)
0 3,4 2,7 2,0
1 4,3 3,4 2,5
2 5,0 4,0 2,9
3 5,7 4,5 3,4
4 6,3 5,0 3,8
5 6,9 5,5 4,2
6 7,4 5,9 4,5
7 8,0 6,3 4,9
8 8,4 6,7 5,1
9 8,9 7,1 5,3
10 9,3 7,4 5,5
11 9,6 7,7 5,8
1 0 9,9 7,9 6,0
3 10,6 8,5 6,4
6 11,3 9,0 6,8
9 11,9 9,6 7,2
2 0 12,4 9,9 7,5
3 12,9 10,5 7,8
6 13,5 11,2 8,1
9 14,0 11,7 8,4
3 0 14,5 11,9 8,7
3 15,0 12,0 9,0
6 15,5 12,4 9,3
9 16,0 12,9 9,6
4 0 16,5 13,2 9,9
3 17,0 13,6 10,2
6 17,4 14,0 10,6
9 17,9 14,4 10,8
5 0 18,4 14,7 11,0

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

2. Penghitungan status gizi menurut tinggi (cm)

Tinggi badan adakalanya termasuk penunjuk seorang si kecil kekurangan gizi. Dapat saja memang gen atau keturunan dari orangtua yang punya badan pendek. Tapi meski begitu tinggi badan juga dapat jadi faktor dan petunjuk anak-anak menderita gizi buruk. Untuk mengetahui apakah anak balita kita termasuk ke dalam golongan tinggi badan kurang, lebih atau ideal maka perhatikan tabel tinggi badan menurut usia di bawah ini:

UMUR TINGGI (cm)
Tahun Bulan Normal
(baku 80%)
Kurang
(baku 60%)
Buruk
(baku)
0 60,5 43,0 35,0
1 65,0 46,0 38,0
2 68,0 49,0 40,5
3 60,0 51,0 42,0
4 62,0 53,5 43,5
5 64,5 54,5 45,0
6 66,0 56,0 46,0
7 67,5 57,5 47,0
8 62,0 52,0 48,5
9 70,5 60,0 42,5
10 72,0 61,5 50,5
11 73,5 63,0 51,5
1 0 74,5 54,5 52,5
3 78,0 65,5 54,5
6 81,5 70,0 57,0
9 84,5 72,0 60,0
2 0 87,0 74,0 61,0
3 88,5 76,0 62,5
6 92,0 78,0 64,0
9 94,0 80,0 66,5
3 0 96,0 82,0 67,0
3 98,0 83,5 88,5
6 99,5 84,5 70,0
9 101,5 85,5 71,0
4 0 103,5 87,5 72,0
3 105,0 89,5 73,5
6 107,0 90,0 74,5
9 108,0 91,5 75,5
5 0 109,0 92,5 76,0

Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!

3. Penentuan status gizi menurut lingkar lengan atas

Mengevaluasi lingkar lengan atas benar-benar sebanding dengan penimbangan badan. Sekiranya berat badan ideal maka lingkar lengan atas juga bakal ideal. Demikian pula jikalau berat badan kurang maka lingkar lengan atas kurang dari ideal. Buat tahu barometer baku lingkar lengan atas maka perhatikanlah tabel Standar Baku lingkar Lengan Atas (LLA) berdasarkan usia di bawah ini.

UMUR Standar (cm) 85% (cm) 70% (cm)
Tahun Bulan
0 6-8 14,75 12,50 10,50
0 9-11 15,10 13,25 11,00
1 16,00 13,50 11,25
2 16,25 13,75 11,50
3 16,50 14,00 11,60
4 16,75 14,25 11,75
5 17,00 14,50 12,00

Sumber: Pedomon Ringkos Pengukuran Antropometri

Sekian info terkait dengan Tahu Tiga Penaksiran Status Gizi Anak? Why Not!, kami harap post kali ini berguna untuk kalian. Tolong artikel ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya